Apa Yang Dimaksud Dengan Kondom



Cara Benar Dan Aman Menggunakan Kondom Honestdocs

Apakah yang dimaksud dengan HIV dan AIDS?

Sunday, April 13th 2014.

HIV atau Human Immunodeficiency Virus adalah virus yang menyerang sel darah putih di dalam tubuh (limfosit) yang mengakibatkan turunnya kekebalan tubuh manusia. Orang yang dalam darahnya terdapat virus HIV dapat tampak sehat dan belum membutuhkan pengobatan. Namun orang tersebut dapat menularkan virusnya kepada orang lain bila melakukan hubungan seks berisiko dan berbagi alat suntik dengan orang lain.

AIDS atau Acquired Immune Deficiency Syndrome adalah sekumpulan gejala penyakit yang timbul karena turunnya kekebalan tubuh. AIDS disebabkan oleh infeksi HIV. Akibat menurunnya kekebalan tubuh pada seseorang maka orang tersebut sangat mudah terkena penyakit seperti TBC, kandidiasis, berbagai radang pada kulit, paru, saluran pencernaan, otak dan kanker. Stadium AIDS membutuhkan pengobatan Antiretroviral (ARV) untuk menurunkan jumlah virus HIV di dalam tubuh sehingga bisa sehat kembali.

Bagaimana HIV bisa ditularkan kepada orang lain?

  • Melalui hubungan seks tanpa menggunakan kondom sehingga memungkinkan cairan mani atau cairan vagina yang mengandung virus HIV masuk ke dalam tubuh pasangannya
  • Dari seorang ibu hamil yang HIV positif kepada bayinya selama masa kehamilan, waktu persalinan dan/atau waktu menyusui.
  • Melalui transfusi darah/produk darah yang sudah tercemar HIV. Lewat pemakaian alat suntik yang sudah tercemar HIV, yang dipakai bergantian tanpa disterilkan, terutama terjadi pada pemakaian bersama alat suntik di kalangan pengguna narkoba suntik (penasun).

Apakah transfusi darah di fasilitas kesehatan berisiko menularkan HIV?

Tidak berisiko karena umumnya, Palang Merah Indonesia dan fasilitas kesehatan selalu melakukan pengecekan atau skrining HIV pada darah donor sebelum melakukan transfusi kepada orang lain. Darah tercemar HIV tidak digunakan.

Apakah infeksi HIV dapat dicegah?

Ya. dengan cara:

  • Abstinence – Tidak berhubungan seks (selibat)
  • Be Faithful – Selalu setia pada pasangan
  • Condom – Gunakan kondom di setiap hubungan seks berisiko
  • Drugs – Jauhi narkoba

Bagaimana cara mengetahui status HIV?

Orang yang sedang dalam tahap HIV tidak bisa kita kenali. Mereka tampak sehat dan tidak menunjukkan gejala penyakit apapun. Status terinfeksi HIV hanya dapat diketahui setelah mengikuti test HIV yang disertai konseling. Segera kunjungi fasilitas kesehatan terdekat (Klinik VCT) untuk tes HIV.

Apa yang dimaksud dengan tes HIV?

Layanan test HIV dan konseling ini disebut sebagai VCT (Voluntary Counseling and Testing). Tes HIV biasanya berupa tes darah untuk memastikan adanya antibodi HIV di dalam sampel darah. Tes HIV bersifat sukarela dan rahasia. Sebelum melakukan tes HIV, akan dilakukan konseling untuk mengetahui tingkat risiko infeksi dari perilaku selama ini dan bagaimana nantinya harus bersikap setelah mengetahui hasil tes HIV. Untuk tes cepat dapat juga digunakan tes usapan selaput lendir mulut (Oraquick)

Apakah ada pengobatan untuk HIV dan AIDS?

Terinfeksi HIV bukanlah vonis mati. AIDS dapat dicegah dengan pengobatan antiretroviral atau ARV. Pengobatan ARV menekan laju perkembangan virus HIV di dalam tubuh sehingga orang dengan infeksi HIV dapat kembali “sehat” atau ‘bebas gejala’. Namun virus HIV masih ada di dalam tubuhnya dan tetap bisa menularkan pada orang lain.

Apakah orang yang telah terinfeksi HIV boleh berkeluarga dan memiliki keturunan?

Risiko penularan kepada pasangan melalui hubungan seksual dapat dicegah dengan penggunaan kondom. Pengobatan dengan ARV juga dapat menekan pertumbuhan virus HIV dalam tubuh manusia sampai ke batas yang tidak terdeteksi sehingga risiko penularan ke pasangan dapat dikurangi, namun harus tetap menggunakan kondom.

Orang yang telah terinfeksi HIV bahkan tetap dapat memiliki keturunan dengan aman. Melalui program Pencegahan Penularan HIV dari Ibu ke Anak (PPIA/PMTCT), penularan HIV dari ibu ke anak saat kehamilan, melahirkan dan menyusui dapat dikurangi sampai 0%. Calon orang tua dapat menekan risiko penularan pada anak dengan mengetahui status HIV sejak dini. Berkonsultasilah dengan dokter yang merawat.

Apakah orang yang telah terinfeksi HIV perlu dihindari?

Anda tidak perlu menghindari orang yang telah terinfeksi HIV. Penularan HIV terjadi melalui cara-cara yang spesifik. Berinteraksi sosial dengan orang yang telah terinfeksi HIV tidak menyebabkan penularan HIV.

Mendobrak Mitos HIV:

  • HIV tidak menular di kolam renang umum
  • HIV tidak menular melalui batuk atau bersin
  • HIV tidak menular melalui gigitan nyamuk atau serangga lainnya
  • HIV tidak menular dengan berbagi alat makan bersama
  • HIV tidak menular karena berjabat tangan
  • HIV tidak menular karena berciuman

 Adakah keterkaitan infeksi HIV dan Infeksi Menular Seksual?

Infeksi Menular Seksual atau IMS adalah infeksi yang ditularkan melalui hubungan seksual baik melalui vagina, anus atau mulut. Orang yang mengidap IMS memiliki risiko yang lebih besar untuk terinfeksi HIV. Perlukaan pada kelamin karena adanya IMS dapat mempermudah seseorang tertular HIV saat berhubungan seks tanpa pengaman.

Gejala yang timbul tergantung pada jenis IMS yang diderita. Beberapa gejala IMS yang mungkin timbul adalah:

  • Keluarnya sekret atau nanah dari penis, vagina atau anus
  • Nyeri atau terasa panas waktu kencing
  • Benjolan, bintil atau luka pada penis, vagina, anus atau mulut
  • Pembengkakan di pangkal paha
  • Perdarahan setelah berhubungan kelamin
  • Nyeri pada perut bawah (wanita)
  • Nyeri pada buah pelir

Penyakit IMS misalnya:

  • Sifilis
  • Kencing Nanah (Gonore)
  • Klamidia
  • Herpes Genitalis
  • Infeksi Trikomunas
  • Kutil Kelamin

Bila terdapat gejala di atas, jangan mengobati diri sendiri dengan obat bebas di pasaran. IMS itu mencakup banyak jenis penyakit. Segera periksakan diri anda ke layanan kesehatan terdekat untuk mendapatkan pengobatan yang tepat.

Hindari hubungan seks atau gunakan kondom dalam hubungan seks selama masih dalam pengobatan. Agar infeksi tidak berulang, ajak pasangan untuk diperiksa dan diobati pula.

Bila IMS tidak mendapakan pengobatan yang tepat, dapat meningkatkan risiko terkena infeksi HIV, kemandulan, keguguran, atau penularan IMS kepada pasangan atau bayi yang dikandung.

Pengobatan HIV:

Pengobatan HIV dan AIDS pada dasarnya meliputi aspek Medis Klinis, Psikologis dan Aspek Sosial yang meliputi pengobatan supportive (dukungan), pencegahan dan pengobatan infeksi oportunistik dan pengobatan antiretroviral.

ARV atau Antiretroviral

ARV merupakan singkatan dari Antiretroviral, yaitu obat yang dapat menghentikan reproduksi HIV didalam tubuh. Bila pengobatan tersebut bekerja secara efektif, maka kerusakan kekebalan tubuh dapat ditunda bertahun–tahun dan dalam rentang waktu yang cukup lama sehingga orang yang terinfeksi HIV dapat mencegah AIDS. Dengan semakin meningkatnya jumlah kasus infeksi HIV tersebut, ARV memiliki peran penting dalam menciptakan masyarakat sehat melalui strategi penanggulangan AIDS yang memadukan upaya pencegahan dengan upaya perawatan, dukungan serta pengobatan.

Hingga saat ini, ARV masih merupakan cara paling efektif serta mampu menurunkan angka kematian dan berdampak pada peningkatan kualitas hidup orang terinfeksi HIV sekaligus meningkatkan harapan masyarakat untuk hidup lebih sehat. Sehingga pada saat ini HIV dan AIDS telah diterima sebagai penyakit yang dapat dikendalikan seperti diabetes, asma atau darah tinggi dan tidak lagi dianggap sebagai penyakit yang pembunuh yang menakutkan

Sumber : http://www.aidsindonesia.or.id

Incoming search terms:

  • apa yg di maksud dengan penyakit aids ?
  • HIV merupakan penyebab penyakit AIDS apakah yang dimaksud AIDS

Gallery Apa Yang Dimaksud Dengan Kondom

Seks Pakai Kondom Kapan Harus Tarik Penis Keluar

3 Fakta Penting Tentang Kondom Non Lateks Merdeka Com

Mengenal Berbagai Jenis Kondom Beserta Plus Minusnya Hello

Alergi Lateks Anda Perlu Coba Kondom Plastik Tirto Id

Suami Selalu Pakai Kondom Istri Tak Tahan Lagi

Gambar Penjelasan Cara Memakai Kondom Wanita Yang Benar

Uji Kekuatan Kondom Sutra Youtube

Sutra Ok Push Up

15 Jenis Kontrasepsi Dan Efek Sampingnya Kondom Iud Hingga

Tak Doyan Makan Dan Perut Melilit Ternyata Ada Kondom

Cara Menentukan Ukuran Kondom 11 Langkah Dengan Gambar

Seksologi Apa Sebabnya Tetap Hamil Meski Pakai Kondom

Pentingkah Membawa Kondom Di Dalam Tas 5 Alasan Ini Bisa

Begini Cara Memakai Kondom Wanita Agar Tidak Hamil Okaydoc Com

Mengapa Bermimpi Kondom Apa Arti Visi Ini Buku Mimpi 2020

Noni Pa Twitter Kondom Itu Apa Kak Pasang Muka Polos Rt

11 Fungsi Lain Kondom Yang Jarang Diketahui Orang Jadi

Tituitcom Accurations Blogs Laman 135

Kondom Dan Stigma Terhadap Remaja Halaman All Kompasiana Com

Reader Comments

Cara Memakai Kondom Yang Benar Penjelasan Dengan Gambar

Seks Pakai Kondom Kapan Harus Tarik Penis Keluar

Kondom Awalnya Terbuat Dari Kulit Binatang

Cara Yang Benar Memakai Kondom Laki Laki Seks Carapedia


Belum ada Komentar untuk "Apa Yang Dimaksud Dengan Kondom"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel