Akibat Terlalu Sering Mengeluarkan Sperma



Dunia Kesehatan Terkini 投稿 Facebook

Efek samping/dampak buruk sering onani (mengeluarkan sperma)

Banyak pria melakukan masturbasi/onani atau bahasa mudahnya mengeluarkan sperma, bahkan ada yang hingga kecanduan sampai-sampai jadi gelisah jika sehari saja tidak melakukannya. Namun hal tersebut sangatlah perlu untuk di atur karena dalam memproduksi sperma testis juga membutuhkan waktu, ditambah lagi untuk kematangan juga membutuhkan waktu. Hati-hati jangan berlebihan, sebab masturbasi juga punya efek samping/dampak yang buruk jika terlalu sering dilakukan.

Tidak ada batasan yang pasti tentang seberapa sering pria boleh masturbasi/onani atau megeluarkan sperma. Meski dipengaruhi banyak faktor termasuk usia, ada beberapa pendapat yang menyebut frekuensi ideal untuk ejakulasi adalah 2-3 kali seminggu baik melalui onani maupun hubungan seks yang sesungguhnya.

Dikutip dari AskMen, onani atau mengeluarkan sperma yang terlalu sering bisa memicu aktivitas berlebih pada saraf parasimpatik. Dampaknya adalah produksi hormon-hormon dan senyawa kimia seks meningkat teramasuk asetilkolin, dopamin dan serotonin.

Ketidakseimbangan kimiawi yang terjadi akibat hobi masturbasi/onani yang terlalu sering bisa memicu berbagai macam gangguan kesehatan antara lain sebagai berikut:

Impotensi - Efek samping/Dampak Buruk Sering Onani

Gangguan pada saraf parasimpatik bisa mempengaruhi kemampuan otak dalam merespons rangsang seksual. Akibatnya kemampuan ereksi melemah, bahkan dalam tingkat keparahan tertentu bisa menyebabkan impotensi yakni gangguan seksual yang menyebabkan penis tidak bisa berdiri sama sekali.

Bahkan jika hal tersebut dibiarkan berlarut-larut akan semakin membuat pelaku akan mengalami impotensi tingkat acccute dan tentunya cara penyembuhannya pun akan sangat sulit dan membutuhkan waktu yang sangat lama.

Jadi kami sarankan jangan terlalu sering melakukan onani jika tidak ingin mengelami gangguan impotensi.

Kebocoran katup air mani - Efek samping/Dampak Buruk Sering Onani

Bukan hanya ereksi saja yang terpengaruh oleh kerusakan saraf, kemampuan saluran air mani untuk membuka dan menutup pada waktu yang tepat juga terganggu. Akibatnya sperma dan air mani tidak hanya keluar saat ereksi, lendir-lendir tersebut bisa juga keluar sewaktu-waktu seperti ingus sekalipun penis sedang dalam kondisi lemas.

Hal ini tentunya akan sangat mengganggu aktivitas sehari-hari kita. Apalagi bagi pekerja yang sehari-hari harus bertemu klien dan melayani klien, tentunya masalah katup sperma yang bocor akan sangat mengganggu.

Kebotakan -Efek samping/Dampak Buruk Sering Onani

Dampak lain dari ketidakseimbangan hormon yang terjadi jika terlalu sering masturbasi adalah kerontokan rambut. Jika tidak diatasi, lama-kelamaan akan memicu kebotakan atau penipisan rambut pada pria. Dan hal ini akan terus bertambah seiring bertambahnya usia.

Belum lagi jika pekerja yang mengandalkan pikiran, tentunya akan semakin mempercepat kebotakan. Kebotakan akibat terlalu sering onani disebabkan karena ketika sperma akan keluar maka sebagian besar aliran darah akan mengalir menuju alat vital dan cenderung mengurangi aliran darah yang menuju kepala dan anggota tubuh bagian atas.

 Nyeri punggung dan selangkangan - Efek samping/Dampak Buruk Sering Onani

Kontraksi otot saat mengalami orgasme bisa memicu nyeri otot, terutama di daerah punggung dan selangkangan. Bagi yang melakukannya dengan tangan kosong tanpa pelumas, rasa nyeri juga bisa menyerang penis karena gesekan yang terjadi bisa menyebabkan lecet-lecet.

Rasa nyeri pada selangkangan timbul karena terlalu seringnya otot penis dan otot di sekitar penis berkontraksi, akibatnya saat sudah tidak dalam kegiatan onani selangkangan terkadang juga terasa nyeri akibat sisa kontraksi yang menimbulkan gangguan syaraf otot selangkangan.

Rasa letih sepanjang hari - Efek samping/Dampak Buruk Sering Onani

Setiap kali tubuhnya mengejang karena orgasme, pria akan kehilangan cukup banyak energi karena hampir semua otot akan mengalami kontraksi. Akibatnya jika terlalu sering, pria akan kehilangan gairah untuk beraktivitas dan cenderung akan merasa ngantuk sepanjang hari.

Dalam keadaan yang terlalu sering onani maka tingkat kelelahan itu akan semakin bertambah setiap kali melakukannya. Dan hal tersebut akan sangat mengganggu syaraf lain yang ikut berkontraksi saat mengejang mengeluarkan sperma. Jadi alangkah bagusnya lagi akan lebih baik jika mengurangi intensitas melakukan onani.

Bagaimana Pendapat Ahli Tentang Terlalu Sering Mengeluarkan Sperma ?

Menurut pakar seks Dr Andri Wanananda MS, masturbasi relatif normal bila dilakukan tidak sampai mengggangu kegiatan produktif sehari-hari. Diakuinya memang ada dampak masturbasi yang keseringan yakni terjadi ejakulasi dini saat sanggama dengan pasangannya. "Hal ini disebabkan oleh kebiasaan tergesa-gesa saat masturbasi karena ingin cepat merasakan kenikmatan orgasme seorang diri (self-satisfaction). Lalu ketika ia menikah, sifat tersebut masih terpatri pada dirinya hingga mengabaikan eksistensi isterinya. Itulah yang menyebabkan banyak kasus ejakulasi dini.

Dalam mekanismenya, sperma yang matang tidak bisa dimasak dalam waktu satu atau dua hari. Ini membutuhkan waktu yang lamanya 10 minggu atau 70 hari, dimana untuk menjadikan sperma yang matang waktu tersebut memang dibutukan oleh testis untuk memproduksi sperma, kemudian sperma yang sudah matang akan disimpan pada epidimis selama kurang lebih 2 minggu.

Menyadari bahwa produksi sperma yang diproses dalam testis sangat lama, maka perlunya sikap kesadaran diri dalam melakukan masturbasi agar kegiatan tersebut tidak menganggu kesehatan seksual Anda. Ini merupakan salah satu sikap yang seharusnya diterapkan oleh masing-masing individu, khususnya pria yang sering melakukan masturbasi.

Lalu bagaimana terapi yang aman agar bisa mengurangi intensitas onani yang terlalu sering. Terapi terbaik adalah dengan terapi herbal dengan produk Ntural Gain.  Natural Gain akan membantu mengendalikan pikiran untuk mengandalikan nafsu yang timbul dari libido kita.

Apakah ada efek lain dari terlalu sering onani selain hal-hal di atas ?

Jawabannya adalah ada. Berikut adlaah ulasan lengkapnya.

Efek samping/Dampak Buruk lain terlalu sering onani

Selain hal-hal di atas masih banyak sekali bahaya dari terlalu sering mengeluarkan sperma dengan sengaja. Apa saja hal lain yang akan terjadi jika terlalu sering mengeluarkan sperma ? Berikut adalah rinciannya.

Dampak buruk terlalu sering mengeluarkan sperma/onani yaitu :

  • Akan menganggu peredaran darah sehingga ereksi menjadi lemah
  • Rentan terjadinya ejakulasi dini saat sedang melangsungkan hubungan dengan pasangan
  • Memperburuk penglihatan (penglihatan menjadi kabur)
  • Akan mempengaruhi daya ingat seseorang Mudah lelah
  • Dalam jangka lama, punggung akan terasa sakit pada bagian bawah

Beberapa hal yang telah disebutkan di atas merupakan dampak buruk atau akibat terlalu seringnya mengeluarkan air mani atau sperma atau dengan kata lain onani. Memang, tidak ada larangan yang mengharuskan seseorang untuk tidak melakukan masturbasi, namun hanya sebagai peringatan saja, bahwa terlalu sering mengeluarkan sperma merupakan kondisi yang akan memperburuk kesehatan seseorang. Oleh sebab itu, mengurangi frekuensi masturbasi setiap minggunya adalah jalan keluar yang baik, sehingga hal ini akan menghindarkan diri Anda dari berbagai macam gangguan dan masalah seksual yang banyak dialami oleh sebagian pria.

Lalu bagaimana dengan insan yang sudah terlanjur terlalu sering mengeluarkan sperma ?

Jawaban dari hal tersebut adalah dengan mengubah pola hidup karena dengan pola hidup sehat lah maka hel tersebut akan sembuh, pola hidup sehat tersebut bisa dijalani dengan cara :

Semua metode di atas adalah metode berkaitan antara satu dan lainnya jadi harus dilaksanakan bersamaan agar hasil yang diperoleh juga sempurna. Dalam metode di atas yang terpenting adalah menjaga pola makan, pola istirahat, dan suplemen untuk membantu penyerapan protein. Suplemen untuk membantu penyerapan protein yang terbaik adalah dengan mengkonsumsi Semen Count. Untuk pemesanan produk Semen Count silakan hubungi Customer Service Rumah Herbal.

Salam Sehat selalu dan semoga pembaca yang kebetulan mengalami masalah kualitas sperma karena terlalu sering mengeluarkan sperma segera sembuh.

Tagged in: akibat mengeluarkan air mani dengan tangan, manfaat akibat sering mengeluarkan air mani, akibat sering mengeluarkan air mani wanita, akibat sering mengeluarkan air mani dengan sengaja, dampak positif mengeluarkan sperma, tips mengeluarkan air mani, efek mengeluarkan air mani berlebihan.

Gallery Akibat Terlalu Sering Mengeluarkan Sperma

Dampak Buruk Terlalu Sering Mengeluarkan Program

Terlalu Sering Ejakulasi Dan 3 Hal Ini Penyebab Sperma Encer

Inilah Dampak Buruk Jika Terlalu Sering Mengeluarkan Sperma

Fakta Sperma Deretan 5 Mitos Sperma Yang Bikin Salah

Apa Akibat Negatif Terlalu Sering Onani Masturbasi

Manfaat Menelan Sperma Health Liputan6 Com

Masturbasi Yang Kelewat Sering Bisa Berbahaya

Sperma Encer Tanda Lelaki Tak Subur Benarkah

Terlalu Sering Mengeluarkan Sperma Bisa Jadi Mimpi Buruk

Inilah Akibat Sering Mengeluarkan Air Mani Sper

Efek Dan Akibat Sering Mengeluarkan Sperma Atau Air Mani

Sering Mengeluarkan Air Mani Bisa Berakibat Buruk Ini Dia

Hubungan Intim Lebih Dari 5 Kali Dalam Sehari Amankah

Sering Onani Bikin Lutut Keropos

Inilah Akibat Sering Mengeluarkan Air Mani Sper

Dari Kebotakan Hingga Impotensi Inilah 10 Dampak Buruk Jika

Pria Wajib Tahu Inilah 7 Dampak Buruk Jika Terlalu Sering

Hati Hati Terlalu Sering Masturbasi Picu Kebocoran Katup

Terlalu Sering Bercinta Bikin Susah Hamil Mitos Atau Fakta

Pria Yang Ingin Sehat Wajib Ejakulasi 21 Kali Setiap Bulan

Di Balik Manfaatnya Facial Sperma Juga Menyimpan Efek Samping

Onani Masturbasi Apa Dampak Buruknya Terhadap Kesehatan

Pria Wajib Tahu Ini Lho Dampak Buruk Keseringan Onani

6 Dampak Buruk Terlalu Sering Berhubungan Intim Dream Co Id


Belum ada Komentar untuk "Akibat Terlalu Sering Mengeluarkan Sperma"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel