Berat Normal Bayi 1 Bulan



Cek Yuk Moms Ini Patokan Berat Badan Ideal Bayi 0 12

Berapa Bobot dan Tinggi Badan Ideal Anak Usia 1-5 Tahun?

Berat badan balita adalah salah satu hal penting dalam tahap perkembangan anak, sejak ia baru lahir sampai usia 5 tahun. Membawa anak ke Posyandu atau Puskesmas setiap bulan, salah satu cara untuk mengetahui angka pasti berat badan balita. Menimbang berat badan balita sering menjadi hal yang menegangkan bagi para orang tua karena sangat berpengaruh agar anak tidak mengalami stunting. Lalu, berapa berat badan balita yang ideal? Berikut penjelasan lengkapnya.

Melihat perkembangan berat badan balita

Berat badan balita bisa menjadi tolak ukur pertumbuhan fisik anak. Pertumbuhan terjadi begitu cepat saat masa kanak-kanak, terutama masa bayi. Maka, memantau pertumbuhan anak setiap bulan di Posyandu atau dokter penting dilakukan.

Pertumbuhan anak di masa kecil dapat memengaruhi pertumbuhan dan kehidupan anak di masa depan. memantau pertumbuhan berat badan balita juga penting dilakukan agar Anda bisa membantu anak mengejar pertumbuhannya jika sewaktu-waktu pertumbuhan anak sedang mengalami perlambatan atau percepatan.

Tidak hanya angka dalam berat badan balita yang harus diperhatikan, tetapi juga indeks massa tubuh (BMI). Melansir dari WebMD, ini merupakan ukuran yang mengatur lemak tubuh berdasarkan tinggi dan berat badan. Mengapa penting menghitung BMI anak? Ini untuk menghindari kondisi terlalu kurus atau terlalu gemuk pada anak, sehingga berat badan balita berada pada grafik normal, tidak berlebih atau kurang.

Anda sebagai orangtua bisa membantu pertumbuhan berat badan balita dengan menyediakan lingkungan yang baik, seperti menyediakan makanan yang bergizi dan sehat untuk anak, memastikan anak mendapat tidur cukup, dan membiasakan anak berolahraga.

Berapa berat badan balita yang ideal?

Kadang, orang tua membandingkan pertumbuhan fisik anaknya dengan anak lainnya yang sebaya. Misalnya, anak lain gemuk tapi anak Anda kurus atau sebaliknya. Tapi, hal ini belum tentu bisa menggambarkan apakah berat badan balita Anda termasuk yang ideal atau tidak. 

Meski berat badan balita Anda hampir sama dengan anak lainnya, pertumbuhan fisiknya bisa jadi tidak sama dengan anak seusianya. Ini membuktikan setiap anak juga belum tentu memiliki pertumbuhan yang lebih lambat atau lebih cepat. Untuk itu, Anda perlu mengetahui berapa berat badan balita yang ideal.

Balita 1-2 tahun

Ketika anak baru lahir, pertumbuhan berat badannya sangat cepat. Mereka bisa naik 1-2 kilogram hanya dalam hitungan bulan. Apakah di tahun berikutnya peningkatan berat badan balita sama?

Setelah satu tahun kemarin pertumbuhan anak sangat pesat, di tahun kedua kehidupannya, pertumbuhan anak mengalami perlambatan dan ini merupakan hal normal. Kids Health menyebut, di usia 1-2 tahun berat badan balita akan bertambah sekitar 2,27 kilogram.  Menjelang dua tahun, berat badan balita laki-laki 500 gram berat lebih besar dibanding perempuan.

Dari segi penampilan fisik, penampilan anak Anda juga akan berubah, Tidak lagi berisi dengan perut bulat, tapi lengan dan kakinya lebih berotot karena aktivitas fisik yang cukup banyak. Di usia 1-2 tahun, anak Anda tidak lagi bayi, tapi sudah balita dengan perkembangan berat badan balita yang berbeda pula.

Balita 2-3 tahun

Sama seperti tahun sebelumnya, pertumbuhan berat badan balita usia 2-3 tahun tidak terlalu besar. kids Health mejelaskan bahwa rata-rata berat badan balita naik sekitar 1,8 kilogram dalam rentang waktu satu tahun. 

Di usia ini, energi anak sedang sangat besar, sehingga mereka sangat aktif dalam hal kemampuan motorik. Balita 2-3 tahun sedang senang berlari, melompat, menendang bola, bahkan mencoba keterampilan baru seperti naik sepeda roda tiga. 

Nafsu makan anak usia 2-3 tahun juga semakin bervariasi dan tidak selalu lahap. Kadang dia bosan dengan satu menu makanan, tapi bisa juga hanya mau satu makanan itu saja. Tenang, ini kondisi yang normal karena anak sudah mengerti apa yang ia sukai dan tidak.

Tetap sajikan makanan bergizi agar pilihan anak sesuai dengan ketentuan Anda agar berat badan balita bergerak positif. Ini yang memengaruhi pertambahan berat badan balita tidak terlalu besar seperti di tahun pertama.

Balita 3-4 tahun

Di usia 3-4 tahun, kenaikan berat badan balita tidak jauh berbeda dengan usia sebelumnya. Baby Center menyebutkan bahwa berat badan balita di usia ini naik sekitar 1,5 kilogram dalam setahun, dengan rentang berat badan antara 13-15 kilogram.

Tidak hanya motorik kasar, balita di usia ini juga sedang senang bermain dengan motorik halus. seperti menggambar, menggunting kertas sesuai dengan garis panduan, atau menari.

Balita 4-5 tahun

Di usia 4-5 tahun, gerakan anak semakin lincah karena mereka sangat menyukai aktivitas fisik. Berat badan balita usia 4-5 tahun naik sekitar 2 kilogram dalam setahun. Kemampuan motorik kasar dan halus sangat diasah dalam perkembangan balita usia 4-5 tahun. Mereka sangat senang bergerak, membuat kerajinan tangan, menggambar, dan lainnya. 

Permainan yang diciptakannya juga semakin imajinatif. Ini termasuk bagian penting dalam pertumbuhan dan perkembangan anak balita. Sehingga, sangat perlu memastikan anak memiliki waktu bermain sendiri atau bersama teman-teman.

Berikut ini merupakan berat badan balita yang ideal untuk anak usia 1-5 tahun, berdasarkan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Berat badan balita yang kurang dari rentang tersebut menandakan berat badan balita kurang, sehingga anak perlu asupan makan yang lebih banyak lagi untuk memperbaikinya. Sedangkan, berat badan balita yang lebih dari rentang tersebut menandakan anak kelebihan berat badan atau obesitas.

Sebaiknya periksakan berat badan balita ke Posyandu atau Puskesmas setiap bulan untuk memantau pertumbuhan anak. Jika berat badan balita tidak mengalami kenaikan bahkan menurun dua bulan berturut-turut, sebaiknya segera periksakan anak ke dokter.

Pada masa ini, nafsu makan anak mungkin sering berkurang, namun sebaiknya tidak sampai menyebabkan penurunan berat badan berlebihan. Penurunan berat badan balita yang terus-menerus bisa menjadi tanda pertumbuhan anak sedang bermasalah atau kondisi kesehatan anak sedang terganggu.

Faktor berat badan balita susah naik

Berat badan balita mandek atau susah naik seakan menjadi mimpi buruk bagi orang tua. Bila si kecil masih berada di garis grafik normal, Anda tidak perlu khawatir. Contohnya, di bulan lalu pertumbuhan anak normal, tapi baru-baru ini mulai melambat dan berat badan balita tidak bertambah. 

Bila Anda mengalami berat badan balita tidak bertambah dalam waktu lama, dokter akan melakukan pengukuran dan memeriksa apakah ada masalah kesehatan tertentu atau masih dalam kondisi normal. Bila grafik anak Anda berada di bawah garis merah dan tepat di garis -3, ada beberapa alasan yang menyebabkannya.

Up To Date menyebut, contohnya seperti kebiasaan memilih makanan atau picky eater, stres (bisa karena suasana yang berbeda dan tidak nyaman), kemiskinan, sampai gangguan makan yang berhubungan dengan kemampuan sensorik anak. 

Dilansir dari Kids Health, kondisi fisik anak dipengaruhi oleh genetik, tidak terkecuali berat badan balita. Bila orang tua atau kerabat dalam keluarga Anda memiliki tubuh berisi atau gemuk, kemungkinan anak Anda juga bisa mengalaminya. Begitu juga sebaliknya, bila anak keluarga Anda memiliki genetik bertubuh mungil, berat badan balita Anda tidak akan besar seperti teman-teman lainnya. 

Meski anak Anda lebih gemuk atau kurus dibanding teman-temannya ini dinyatakan sehat bila melihat faktor genetik. Biasanya, ketika masuk usia puber, berat badan balita dan tinggi badan akan mengikuti sesuai usia.

Cara meningkatkan berat badan balita

Melihat berat badan balita yang masih kurang dari grafik balita normal sering membuat orang tua khawatir. Terkadang sampai sibuk membandingkan dengan anak-anak lain dan membuat stres diri sendiri. Ada beberapa cara untuk meningkatkan berat badan balita agar berada di grafik yang normal, yaitu:

Memberi makanan tinggi kalori

Bila si kecil susah makan dan Anda ingin meningkatkan berat badan balita, cara yang bisa dilakukan yaitu memilih makanan atau camilan yang berkalori tinggi. Baby Center menyebut bahwa sangat penting memberi makan tinggi kalori untuk menaikkan berat badan balita. Tapi bukan berarti memberinya permen, keripik, atau kue.

Anda bisa memberinya produk olahan susu spageti carbonara yang kaya lemak atau membuat mac and cheese. Selain itu, berikan lemak tambahan seperti mentega dalam sepotong roti, dan keju parut untuk meningkatkan berat badan balita.

Kalau Anda membuat kentang goreng, bisa juga memberikan mayones atau krim keju sebagai saus untuk meningkatkan berat badan balita. Untuk camilan, bisa memberi makanan yang tinggi kalori seperti alpukat, pisang, madu, makanan instan balita, mayones.

Sejalan dengan hal tersebut, Very Well Family menyarankan untuk memberikan puding dengan tambahan susu UHT untuk menambahkan sekitar 60 kalori. Bila ingin menambahkan kalori pada pisang, bisa berikan selai kacang untuk menambah 100 kalori agar berat badan balita bertambah.

Fokus pada kualitas makan bukan kuantitas

Ketika anak masih bayi orang tua fokus pada jumlah makanan yang dikonsumsi si kecil. Seberapa banyak anak menyusu, berapa liter susu yang anak minum. Tapi ketika anak sudah mulai besar dan menginjak usia balita, Anda harus mengubah kebiasaan tersebut. Orang tua perlu memberi perhatian pada kualitas makanan anak agar meningkatnya berat badan balita tetap sesuai dengan gizi untuk anak.

Ini merupakan waktu yang tepat untuk memberi makanan anak dengan kualitas yang baik, bukan hanya kuantitasnya yang banyak. Tapi Stephanie Walsh MD, Direktur Medis Kesehatan Anak di Children’s Healthcare of Atlanta mengingatkan bahwa jangan langsung menghilangkan secara langsung camilan tidak sehat yang sering dikonsumsi oleh si kecil.

Beri jeda untuk setiap makanan yang Anda berikan pada si kecil. “Tugas Anda adalah menyediakan pilihan makanan yang sehat dan biarkan anak memutuskan seberapa banyak makanan tersebut dimakan,” jelas Walsh dalam situs WebMD.

Beri tambahan vitamin

Beberapa vitamin yang perlu diberikan untuk meningkatkan berat badan balita yaitu vitamin A, C, D, dan zat besi. Khusus untuk zat besi, ini cukup penting diserap tubuh karena mampu meningkatkan nafsu makan anak

Balita tidak akan membutuhkan suplemen zat besi ketika dokter merasa tidak perlu. Ada kondisi anak kelebihan zat besi dan menyebabkan masalah tubuh dalam menyerap mineral lain. Kelebihan zat besi juga memicu konstipasi dan menambah masalah baru. Selalu konsultasi dengan dokter untuk pemberian vitamin pada anak.

Membuat kebiasaan makan yang baik

Ada beberapa kebiasaan makan yang perlu dilakukan agar si kecil mau makan dan berat badan balita bertambah, di lansir dari Family Doctor:

Sajikan makanan dalam jumlah yang tepat

Bagaimana Anda tahu itu adalah jumlah yang tepat? Berikan satu sendok makan setiap makanan sesuai usia. Misalnya, anak Anda berusia 3 tahun, maka sajikan 3 sendok makan orang dewasa setiap makan. Porsi yang lebih kecil memberi kesempatan anak untuk menambah makanan dan bisa meningkatkan berat badan balita.

Sabar

Saat menghadapi anak yang susah makan, sabar salah satu kuncinya. Tawarkan makanan baru setiap hari, meski anak akan menolaknya lebih dari 10 kali.

Biarkan anak makan sendiri

Di usia 1 tahun, anak mulai mencoba makan sendiri dan terlibat dalam persiapan makanan. Misalnya, menyiapkan sendok, menuangkan makanan ke mangkuk, dan menyuapi sendiri. 

Berikan pilihan

Kalau Anda ingin mengenalkan sayuran pada anak, beri dua pilihan sayuran yang keduanya sudah masuk kriteria. misalnya, wortel dan brokoli atau brokoli dan buncis. sehingga anak merasa tidak dipaksa untuk mengonsumsi sayuran yang sebelumnya tidak dia sukai. Ini bisa membuat anak tertekan dan berat badan balita semakin merosot.

Membuat waktu makan jadi menyenangkan

Memaksa anak untuk makan hanya membuatnya trauma dan kemungkinan buruknya, anak jadi mogok makan. Ciptakan suasana yang menyenangkan ketika waktunya makan, sehingga anak lebih nyaman untuk menyantap makanannya dan berat badan balita bisa ikut meningkat.

Memberi contoh yang baik

Anak adalah peniru ulung. Ia akan mencoba makan ketika melihat orang di depannya makan dengan lahap. Maka, bila Anda ingin anak makan makanan berkalori tinggi agar berat badan balita naik, beri contoh pada si kecil meski Anda hanya memakan dengan porsi kecil.

Membuat jadwal makan yang rutin

Meski anak mudah bosan, dia menyukai sesuatu yang terorganisir dan berulang. Misalnya, ketika waktunya makan, minta anak untuk duduk di kursi makannya dengan baik. Secara perlahan, ketika anak ingin makan, dia akan minta duduk di kursinya sendiri. Selain itu, dengan memberikan jadwal makan anak akan mulai terbiasa mengenai rasa lapar dan kenyang. Ini salah satu cara untuk meningkatkan berat badan balita.

Kurangi ekspektasi tinggi

Berat badan balita tidak akan langsung naik secara melesat ketika Anda melakukan beberapa hal di atas. Hindari ekspektasi tinggi terhadap sesuatu agar Anda tidak merasa tertekan dalam menjalani program menaikkan berat badan balita.

Dalam beberapa hal, kondisi berat badan balita yang turun bisa terjadi karena berbagai alasan, seperti kalori yang dibakar terlalu banyak atau menjadi tanda kondisi medis tertentu. Sangat penting untuk berdiskusi dengan dokter tentang masalah ini, terutama bila nafsu makan anak baik tapi berat badannya menyusut atau jika anak memiliki masalah pencernaan.

Baca Juga:

Gallery Berat Normal Bayi 1 Bulan

Kasus Sianosis Bayi K0pv4wz38w01

Application Of Baby S Nutrition Status Using Macromedia Flash

Perkembangan Berat Badan Bayi Tabel Berat Badan Bayi

Ringtone Bayi Lucu For Android Apk Download

Patokan Berat Badan Bayi Normal Sesuai Usianya Alodokter

Ini Informasi Berat Badan Ideal Bayi Pada Tahun Pertama

Buku Antropometri Anak

Cek Yuk Moms Ini Patokan Berat Badan Ideal Bayi 0 12

Panduan Kenaikan Berat Badan Ideal Bayi

Perkembangan Bayi Yang Lahir Dengan Berat Badan Lahir Rendah

Ukuran Berat Badan Normal Bayi Usia 0 12 Bulan Okadoc Id

Ukuran Berat Badan Normal Bayi Usia 0 6 Bulan Popmama Com

Soal Mtbm Docx Document

Gejala Berat Badan Kurang Pada Si Kecil Yang Harus

Berat Badan Balita Yang Ideal Untuk Usia 1 5 Tahun

Ukuran Berat Badan Normal Bayi Usia 0 12 Bulan Okadoc Id

Stunting Apa Itu Ek0n0mi Tak Seriu D H Ekonomitakserius

World Health Tabel Berat Badan Normal Bayi Usia 0 1 Tahun

Ini Berat Badan Bayi Yang Normal Saat Lahir

Tabel Berat Badan Ideal Bayi Sesuai Dengan Umur Panduan

Ukuran Berat Badan Anak Normal Perodua M

Fakta Fakta Berat Badan Bayi Baru Lahir Yang Perlu Bunda Tahu

Pertumbuhan Berat Badan Ideal Bayi Pada Tahun Pertama

Berat Badan Lahir Kejo Pdf Document

Berat Normal Janin Usia 33 Minggu Tanya Alodokter

Tinggi Badan Bayi Yang Ideal Untuk Usia 0 12 Bulan

Skenario C Analisis Permasalahan

Parentalk Id Saat Ibu Mulai Bekerja Berapa Kebutuhan Asi Bayi

Rangkuman Kuliah Ilmu Kesehatan Anak


Belum ada Komentar untuk "Berat Normal Bayi 1 Bulan"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel